Tentang Kami: Profil dan Sejarah Prodi Aqidah dan Filsafat Islam UIN IB Padang

A. Pendahuluan

Core Keilmuan Perguruan Tinggi Keagamaan terletak di Fakultas Ushuluddin, sedang core keilmuan Ushuluddin adalah bidang aqidah. Salah satu Program Studi di Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Imam Bonjol Padang adalah Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam. Program Studi ini sesuai dengan namanya yaitu Prodi yang mendalami dasar-dasar Keagamaan yaitu masalah aqidah dalam Islam Karena itu Jurusan Aqidah dan Filsafat Islam berpijak dari azas tauhid yang merupakan perwujudan dari penghambaan makhluk kepada Khaliqnya. Karena itu manusia sebagai hamba dan khalifah di muka bumi ini , memiliki tugas dan fungsi untuk menangkap dan mengaplikasikan nilai-nilai tauhid itu dalam seluruh aspek kehidupan.


Civitas akademika Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin dan Studi AgamaUIN Imam Bonjol dalam mengaktualisasikan nilai-nilai tauhid, menggunakan metode pendekatan filosofis, yaitu pendekatan yang menghimpun potensi inderawi, akal dan intuisi secara integral, radikal. Metode tersebut dapat digunakan dengan harapan bahwa dengan cara ini akan dapat memahami ayat-ayat Allah yang tersurat dalam al- Quran dan Hadis Nabi Saw, dan ayat- ayat Allah yang terpancar dalam realitas di alam ini.


Setelah melalui proses beberapa kali sidang dosen-dosen Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam untuk merumuskan kurikulum yang telah dirancang oleh dosen-dosen yang berkompeten dalam bidangnya, maka dirumuskanlah visi, misi dan orientasi Jurusan Aqidah Filsafat. Akhirnya disepakati bahwa Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam berpijak dari azas tauhid yang merupakan perwujudan dari penghambaan makhluk kepada Khaliqnya. Karena itu manusia sebagai hamba dan khalifah di muka bumi ini , memiliki tugas dan fungsi untuk menangkap dan mengaplikasikan nilai-nilai tauhid itu dalam seluruh aspek kehidupan.


Civitas akademika Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Imam Bonjol dalam mengaktualisasikan nilai-nilai tauhid, menggunakan metode pendekatan filosofis, yaitu pendekatan yang menghimpun potensi inderawi, akal dan intuisi secara integral, radikal. Metode tersebut dapat digunakan dengan harapan bahwa dengan cara ini akan dapat memahami ayat-ayat Allah yang tersurat dalam Al-Qur’an dan Hadis Nabi Saw, dan ayat- ayat Allah yang terpancar dalam realitas di alam ini.


Di tengah masyarakat yang pluralis tidak tertutup kemungkinan terjadinya interaksi dengan masyarakat yang berbeda agama, kepercayaan dan aliran-aliran. Kemungkinan interaksi itu akan sampai pada tingkat akulturasi pencampuradukan budaya, agama dan kepercayaan. Sebagai benteng untuk mengantisipasi hal yang dimaksud perlu bagi umat Islam itu pendalaman, dan pemantapan aqidah yang dikhawatirkan akan merusak keyakinan yang ada. Karena itu Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam yang berasaskan nilai-nilai tauhid membekali mahasiswanya dengan hal- yang seperti itu.


Berangkat dari pemikiran di atas, maka ditetapkalah mata kuliah yang dapat menghantarkan mahasiswa kepada manusia yang dapat beradaptasi dengan masyarakat pluralis, maju dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, serta kuat dalam bidang aqidah dan berakhlakul karimah di tengah masyarakat.

B.SEJARAH BERDIRINYA PROGRAM STUDI AQIDAH DAN FILSAFAT ISLAM


Pada tanggal 21 November 1966, Menteri Agama RI K.H.Syaifuddin Zuhri dengan SK Menteri Agama Nomor76 Tahun 1966 telah meresmikan berdirinya IAIN Imam Bonjol Padang dengan fakultas-fakultasnya termasuk Fakultas Ushuluddin di Padang Panjang.


Dengan SK Menag RI H. A. Mukti Ali pada tanggal 18 April 1977 No.22 tahun 1977, maka IAIN Imam Bonjol Padang dilaksanakan sentralisasi Fakultas, maka fakultas-fakultas yang ada di luar Padang ditarik ke Padang, seperti Fakultas Ushuluddin yang sebelumnya di Padang Panjang.


Pada tahun 2010, jurusan Aqidah Filsafat mendapat akreditasi “B” dari BAN-PT. Berdasarkan PMA No.33 tahun 2016 tentang gelar akademik di lingkungan Perguruan Tinggi Agama Islam, sebagai acuan bagi Perguruan Tinggi Agama Islam dalam pengembangan Program Studi yang sudah ada. Berdasarkan regulasi dan Peraturan Menteri Agama tersebut terwujud dalam Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam No. 6943 Tahun 2016 tentang perubahan dan penyesuaian nomenklatur Program studi pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), maka Program Studi Aqidah Filsafat berubah nama menjadi Aqidah dan Filsafat Islam. Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam ini tahun 2014 kembali terakreditasi oleh BAN-PT “B”.


Program Studi aqidah dan Filsafat islam adalah salah satu Program Studi yang ada di Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Imam Bonjol Padang, sejak berdirinya Program Studi ini sudah banyak menghasilkan para sarjana muslim yang ahli di bidang Aqidah dan Filsafat Islam, telah banyak dimanfaatkan oleh instansi Pemerintah dan swasta. Tidak hanya di lingkungan Kemenag saja tapi juga di departemen lainnya. Mereka yang belum di angkat sebagai Pegawai Negeri, kebanyakan dari mereka secara sukarela telah mengabdi di tengah-tengah masyarakat, baik sebagai mubaligh, penyuluh agama, guru agama di madrasah-madrasah dan lain sebagainya